Sunday, January 13, 2013

Agar Anak Mau Makan Sehat & Tak Hobi Konsumsi Junk Food

Dok. Thinkstock
Jakarta - Bingung kenapa anak lebih suka makan junk food ketimbang makanan sehat dari rumah? Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menyajikan makanan yang bergizi sekaligus disenangi sang buah hati. Ikuti sembilan langkah di bawah ini untuk memberikan sajian makanan sehat yang bisa menarik perhatian dan selera makan si kecil, seperti dikutip dari All Women Stalk.

1. Konsisten
Langkah pertama yang harus ditempuh pada saat memasukkan sayuran ke dalam menu buah hati Anda adalah dengan tetap konsisten dan terus mencoba mengolahnya. Bentuk dan juga tekstur dari makanan merupakan salah satu faktor penyebab utama anak-anak tidak menyukai sayuran. Jika anak-anak terbiasa untuk mengonsumsi sayuran sejak dini, ia akan membawa kebiasaan tersebut hingga dewasa kelak.

2. Panutan Bagi Sang Buah Hati
Anak-anak akan lebih mudah diajarkan untuk disiplin dan mengonsumsi sayuran jika ia melihat contoh yang baik dari orangtuanya. Mulailah terlebih dahulu mengonsumsi dan mengatur pola makan Anda menjadi sehat. Jangan lupa juga untuk selalu menyiapkan makanan yang sehat dan bergizi untuk dikonsumsi sekeluarga.

3. Ajak Si Kecil Berbelanja
Dengan mengajak serta sang buah hati berbelanja memudahkan Anda mempersiapkan makanan yang memang ia inginkan. Selanjutnya biarkan si kecil memilih sendiri sayuran mana yang ia suka dan ajaklah untuk turut serta membantu Anda mengolah dan mempersiapkan makanan tersebut.

4. Sarapan
Mengonsumsi sarapan sangat penting untuk memenuhi kebutuhan gizi Anda dan sang buah hati dibandingkan jam makan lainnya. Oleh karena itu, biasakan untuk mempersiapkan makanan yang lezat dan juga bergizi seperti pisang, roti dengan selai ataupun sereal, dan buah-buahan pada saat sarapan. Riset membuktikan bahwa anak yang mengonsumsi sarapan di pagi hari memiliki berat tubuh yang lebih ideal dibandingkan dengan yang tidak sarapan.

5. Say No to Frozen Foods
Makanan beku seperti nugget, french fries, ataupun sosis yang cepat saji wajib dihindari buah hati Anda. Selain tidak memiliki kandungan serat, makanan beku juga tidak memiliki kandungan gizi sama sekali. Lebih baik Anda menyajikan buah, sayuran segar, ataupun makanan yang Anda persiapkan dan olah sendiri, dibandingkan dengan makanan instan.

6. Sajikan dengan Bentuk yang Menarik
Buat makanan yang Anda sajikan menarik dan membentuknya dengan bentuk-bentuk yang lucu, serta menggemaskan seperti hewan, bunga-bungaan ataupun bentuk yang simpel seperti segitiga, dan hati. Gunakan juga biji-bijian seperti jagung manis untuk menghias makanan serta piring makannya. Dijamin anak Anda akan makan dengan senang dan lahap.

7. Olah Bersama Makanan Lain
Jika sang buah hati termasuk pemilih dan sering menyingkirkan makanan yang tidak ia sukai dari piringnya, cobalah untuk menghaluskan makanan tersebut sebelum dicampurkan pada sajian Anda. Atau dapat juga dengan mengolahnya bersama makanan yang ia senangi, seperti macaroni dengan isian wortel, ataupun nasi goreng kacang polong.

8. Table Manner
Ajarkan anak table manner yang baik dengan membiasakan makan bersama di meja makan, serta menghabiskan makanan yang berada di piringnya sebelum mengonsumsi hidangan penutup. Dengan begitu ia akan terbiasa untuk menaati aturan dan tata cara makan yang baik dan benar.

9. Bersabar
Banyak cara yang dapat ditempuh dalam menyajikan dan mengajar sang buah hati untuk memulai pola makan yang sehat, yang penting terlebih dahulu Anda harus sabar dalam menjalani prosesnya. Bersabar untuk kebaikan sang buah hati tidak ada salahnya bukan? Selamat mencoba!

Sumber : wolipop

Perlunya Cek Kesehatan Sebelum Nikah

photo by : dentalconsultancy.co.uk
Untuk menikah bukan hanya mempersipakan fisik saja, ada yang lebih penting penting dan sering luput dari perhatian yaitu memperhatikan persiapan psikisnya termasuk kesehatan pasangan calon pengantin. Salah satunya melakukan tes genetik.

 “Kenapa tes ini harus, tes ini dilakukan untuk mengetahui apakah percampuran dua genetik pasangan calon pengantin nantinya tidak akan terjadi kelainan. Misalnya melahirkan anak dengan kelainan, kalau diketahui lebih awal hal ini bisa dicegah,baik itu dengan pengobatan atau menunda memiliki momongan,” kata markom Melinda Hospital, Lucas Ho, di Melinda Hospital  Jalan Padjadjaran, Minggu (13/1).

Tes genetik ini tidak hanya baik untuk kesehatan calon pengantin, namun juga bagi kondisi rumah tangganya ke depan. Kalau hal ini terkomunikasikan dengan baik, bisa menciptakan rumah tangga yang harmonis dan langgeng.

Namun sayangnya kesadaran memeriksakan diri sebelum menikah masih rendah di masyarakat. Biaya menjadi salah satu pertimbangannya. Untuk itu kata Lucas informasi mengenai pemeriksaan pranikah perlu dilakukan supaya kesadaran masyarakat  semakin meningkat.

“Tentu ada biayanya tapi  bisa diperhitungkan dengan keuntungan yang akan diperoleh. Kalau masyarakat sadar dan merasa perlu periksa, jangan pikir biaya. Informasi mengenai kesehatan pasangan juga harus banyak diketahui misalnya melalui internet,”ujarnya.

Namun sejalan dengan banyak diaksesnya informasi mengenai kesehatan calon pengantin di berbagai media termasuk internet. Secara bertahap kesadaran masyarakat mulai muncul. Terutama pada kalangan menengah ke atas.

Selain pemeriksaan tadi, mempersipkan psikis calon pengantin juga tak kalah penting. Apalagi menjelang pernikahan pasangan calon pengantin akan dihadapkan pada sejumlah masalah yang memicu stres. “Calon pengantin harus mempersiapkan kesehatan psikisnya, kalau sudah siap semuanya tapi pada pada hari pernihakan tidak vit atau sakit kan tidak bagus juga,”katanya.

Setelah psikis calon pengantin siap, baru memikirkan untuk merancang berbagai persiapan pernikahan yang lain. Untuk lebih mempermudahnya Lucas menyerankan calon pengantin untuk mencarinya di pameran. Karena lebih efisien dan efektif. “Terkadang calon pengantin bingung mau mengkonspe pernikahan yang seperti apa, kalau datang ke pameran ada banyak ide yang bisa diperoleh. Selain itu urusan gedung, gaun dan keperluan pernikahan lainnya juga ada di pameran, jadi lebih mudah,”tuturnya.

Sumber : jpnn

Jenis Makanan dan Minuman Pemicu Sakit Kepala

Ilustrasi. Sumber foto: Google.com
Ada beberpa jenis makanan yang dapat meredakan sakit kepala Anda, namun ada pula yang justeru bisa memicu sakit kepala. Sakit kepala biasanya terjadi karena adanya gejala ketidakseimbangan antara fisik dan mental.
Berikut ini enam jenis makanan yang bisa memicu sakit kepala.
1. Keju tua
Jenis keju ini memiliki kandungan susu dan protein yang tinggi. Protein ini merupakan komponen penting bagi keju. Saat protein ini menyatu dengan tubuh maka akan memproduksi tiramin.
Efek tiramin bisa menyebabkan penyempitan pada pembuluh darah. Penyempitan ini dapat menyebabkan lambatnya aliran atau sirkulasi darah ke otak. Jadi, pastikan Anda mengonsumsi keju ini dengan jumlah yang benar.
2. Minuman Beralkohol
Alkohol dapat menipiskan darah, hal ini berakibat membuat kepala Anda menjadi berat dan pusing. Kalaupun Anda ingin mengonsumsi alkohol, konsumsilah dengan jumlah atau takaran yang wajar.
Hindari mencampur alkohol dengan minuman lain. Hal ini justru dapat menyebabkan Anda sakit kepala selama beberapa hari.
3. Makanan yang Mengandung Zat Pewarna

Pewarna makanan yang banyak terdapat di sajian makanan penutup, makanan olahan, dan makanan kaleng dapat memicu alergi atau sakit kepala. Makanan segar adalah pilihan terbaik bagi sajian di meja makan. Sebisa mungkin hindari makanan yang sudah diawetkan atau makanan olahan.
4. Cokelat

Cokelat memang mengandung berbagai macam manfaat. Namun berhati-hatilah ketika mengonsumsi cokelat. Ketika Anda mengonsumsi cokelat kemungkinana Anda dapat mengalami sakit kepala dan sinus.
Cokelat memiliki kandungan phenylethylamine dan theobromine yang dapat menyebabkan pelebaran pembuluh darah.
5. Kopi

Sebagian orang mungkin akan mengatakan minum kopi di pagi hari akan meredakan sakit kepala yang sedang melanda mereka. Namun tahukah Anda, jika kandungan kafein yang terdapat di dalam kopi jika tercampur dengan magnesium justru akan menimbulkan sakit kepala.

6. Junk Food

Monosodium glutamat, zat penguat rasa ini biasanya terkandung dalam makanan cepat saji seperti burger, kentang goreng, dan lainnya. Membutuhkan waktu yang lama untuk mencerna jenis makanan ini. Sesekali secara tiba-tiba darah mengalir ke otak kemudian menimbulkan sakit kepala.

Sumber : infojkt

Cara Mengatasi Keringat yang Berlebih

Tak ada satu orang pun di antara kita yang ingin memiliki bau badan. Keringat yang keluar dari tubuh kita tak jarang menghasilkan bau tak sedap. Apalagi keringat yang dihasilkan berlebihan, atau dalam istilah Hiperhidrosis.

Letak Indonesia yang dilewati garis khatulistiwa menyebabkan kita berada di wilayah yang beriklim tropis. Setiap harinya, Indonesia mendapat sinar matahari yang membuat kita gerah dan tubuh mengeluarkan keringat yang berlebih. Apalagi dampak pemanasan global membuat iklim tak menentu dan membuat suhu udara pada siang hari terasa lebih panas dari biasanya.
Dengan suhu udara yang panas, tubuh mengeluarkan cairan yang disebut keringat. Cairan yang keluar itu sendiri berfungsi sebagai pengatur suhu tubuh kita. Penguapan keringat dari permukaan kulit memiliki efek pendinginan karena suhu yang panas. Oleh karena itu, pada cuaca yang panas atau setelah melakukan kegiatan fisik yang berat, keringat pun dihasilkan. Tidak hanya itu, keringat juga dapat dihasilkan ketika kita dalam keadaan gugup dan mual. Namun, tahukah Anda ada sebagian orang yang mengeluarkan keringat berlebih saat mereka tidak kepanasan atau melakukan kegiatan berat?

Hiperhidrosis adalah kondisi ketika seseorang menghasilkan keringat lebih banyak dari yang dibutuhkan. Hiperhidrosis tidak hanya menimbulkan masalah kesehatan, seperti infeksi jamur dan bakteri, tetapi Hiperhidrosis juga dapat mengganggu psikologis dan emosional penderitanya.
Misalnya saja, keringat berlebih ketika kita melakukan aktivitas di luar bersama teman. Pastinya, masalah ini sangat berpengaruh pada penampilan kita. Terutama keringat yang keluar pada ketiak (Hiperhidrosis Aksilaris) terinfeksi jamur dan bakteri yang berujung menghasilkan bau tidak sedap. Itulah sebabnya bau badan sering muncul ketika kita berkeringat. Sehingga mengganggu kepercayaan diri saat berada di sekitar.

Biasanya, masalah bau badan muncul karena faktor hormonal atau ketika kita memasuki masa pubertas. Pubertas adalah masa ketika seorang anak mengalami perubahan fisik, psikis, dan pematangan fungsi seksual. Wajar saja, banyak yang menghawatirkan masalah ini karena sangat berpengaruh terhadap lingkungan pergaulan. “Saya sering tidak percaya diri ketika berkumpul bersama teman setelah melakukan aktivitas di luar yang membuat saya berkeringat,” ucap Shary.
Keringat tidak hanya dihasilkan dibagian ketiak. Namun, dibagian lain juga, seperti pada tangan (Hiperhidrosis Palmaris) dan kaki (Hidrosis Plantaris).  “Tangan saya sering kali mengeluarkan keringat, itu sangat mengganggu, jadi saya harus membawa sapu tangan atau tisu untuk mengeringkan tangan,” ujar Shary.

Penyebab keringat berlebihan/Hiperhidrosis yang pasti masih belum diketahui. Namun, Hiperhidrosis mempunyai hubungannya dengan aktivitas yang berlebihan pada susunan saraf simpatis sebagai pengendali pembentukan keringat atau hiperaktif pada kelenjar keringatnya sendiri. Ada pula yang mengkaitkan masalah keringat dengan penyakit jantung. Sebaiknya untuk masalah ini kita memastikannya kepada dokter.

Cara sederhana pengobatan untuk mengatasi bau badan adalah menjaga kebersihan badan paling tidak mandi 2 kali sehari. Kemudian jangan lupa menggunakan deodoran. Keringat yang keluar akan bertemu bakteri yang menyebabkan bau badan. Untuk mencegah bakteri berkembang di bagian tubuh yang berkeringat, deodorant biasanya terdapat antiseptic yang dapat membunuh bakteri tersebut.
Untuk permasalahan keringat yang berlebih dapat diatasi dengan menggunakan antiperspirant untuk mengurangi keluarnya keringat. Antiperspirant menggunakan bahan kimia untuk menyumbat atau memblokir pori-pori.

Namun, ada salah satu cara paling efektif untuk penghilang bau badan akibat dari keringat yang berlebihan/Hiperhidrosis, cara mengatasinya adalah dengan melakukan injeksi botox. Botok dapat menghalangi saraf pada ketiak, tangan ataupun kaki yang memicu kelenjar keringat. Namun, botox tidak bersifat mutlak. Sehingga harus dilakukan berulang kali.

Dari berbagai cara di atas, Hiperhidrosis dan bau badan dapat di atasi seminimal mungkin. Sehingga kita tidak lagi merasa minder ketika berada di lingkungan pergaulan.

Sumber :  tribunnews

Cara Pintar Tepis Kerontokan Bulu Mata

Penggunaan maskara dan bulu mata palsu terlalu sering bisa menyebabkan kerontokan, terlebih lagi jika tidak dibersihkan dengan maksimal. Eits bukan berarti kita tidak boleh menggunakannya lagi untuk mempercantik penampilan, tapi kita harus lebih menaruh perhatian akan kebersihan area sekitar mata supaya bulu mata asli tetap sehat dan cantik.
Yuk kita simak tips nya!

1. Bersihkan Make-up Sebelum Tidur
 Jika tidak membersihkannya, maka bahan-bahan dari kosmetik mata dapat membuat bulu mata mudah rontok. Selain itu, karena mata tidak dibersihkan maka akan memicu gatal yang membuat Anda menggosok mata dan membuat bulu mata patah.

2. Gunakan Pembersih Khusus Mata
Saat ini sudah banyak dijual produk pembersih yang ditujukan untuk membersihkan eyeshadow, maskara dan bulu mata palsu. Produk tersebut biasanya mengandung minyak dan aman untuk mata sehingga bisa membersihkan secara tuntas.

3. Menggunakan Produk Kosmetik dengan Kualitas yang Baik
Gunakan maskara dan produk riasan mata lainnya yang berkualitas baik. Pastikan kosmetik Anda memiliki label hypoallergenic dan telah teruji secara dermatologis. Label tersebut berarti telah teruji untuk kulit sensitif dan alergi.

4. Hentikan Pemakaian Bila Kerontokan Bertambah Parah
Ketika kerontokan bulu mata sudah terlalu parah, sebaiknya untuk beberapa saat stop penggunakan kosmetik mata, terutama maskara dan bulu mata palsu.

Sumber : sehatplus