Friday, December 14, 2012

Tes Duduk-Berdiri, Cara Mudah Melihat Peluang Umur Panjang

Ilustrasi (dok: Thinkstock)
Urusan hidup dan mati adalah misteri terbesar yang tak mungkin terpecahkan. Namun untuk sekedar memperkirakan sebearapa lama seseorang bisa hidup sehat sebelum akhirnya meninggal, lakukan saja tes kemampuan berdiri dari posisi duduk.

Tes sederhana yang dikembangkan oleh Dr Claudio Gil Araujo dari Medicine Clinic di Rio de Janeiro ini bisa dilakukan di manapun tanpa perlu alat canggih. Cukup selembar matras sebagai alas duduk sekaligus pengaman apabila terjatuh saat berusaha berdiri.

Caranya dimulai dengan duduk bersila di atas matras. Lalu dengan bantuan seminimal mungkin, orang yang dites diminta untuk berdiri tanpa memikirkan seberapa cepat bisa berdiri. Yang diamati cuma seberapa banyak bantuan yang diperlukan untuk bisa berdiri.

Bantuan yang dimaksud antara lain meliputi gerakan-gerakan tangan, misalnya mendorong badan atau sekedar menjaga keseimbangan. Makin sedikit menggunakan bantuan tangan saat berdiri, maka diyakini peluangnya untuk memiliki umur panjang akan semakin besar.

Hasil pengamatan terhadap 2.000 laki-laki paruh baya telah membuktikan keyakinan tersebut. Dalam pengamatan selama 6 tahun, partisipan yang mampu berdiri dari posisi duduk tanpa bantuan tangan atau benda lain cenderung hidup lebih lama dibandingkan yang lain.

Selama penelitian berlangsung, 159 orang partisipan akhirnya meninggal dunia dengan tingkat kematian rata-rata 7,9 persen. Partisipan yang butuh banyak bantuan untuk berdiri memiliki tingkat kematian yang lebih tinggi dibandingkan yang bisa melakukannya tanpa bantuan.

"Fleksibilitas, kekuatan otot, rasio antara kekuatan dan berat badan serta koordinasi bukan hanya bagus untuk aktivitas sehari-hari tetapi juga sangat mempengaruhi harapan hidup," kata Dr Araujo seperti dikutip dari Eurekalert, Jumat (14/12/2012).

Sumber : detik.com

Thursday, December 13, 2012

8 Cara Tampil Percaya Diri Saat Gugup

8 Cara Tampil Percaya Diri Saat Gugup
(grantsforsmallbusiness.net)
Rasa gugup dan canggung umum terjadi dalam kehidupan seseorang. Ada kalanya seseorang gugup tapi ia tahu bisa mengatasinya asalkan tampil percaya diri, meski hanya berpura-pura. Ada baiknya percaya diri itu benar-benar dibangun agar bisa menang di segala situasi.

Percaya diri itu berasal dari masa kecil seseorang dan lingkungannya. Dan rasa percaya diri itu bisa berkembang seiring pertumbuhan.

Masing-masing dari kita memiliki sesuatu yang positif yang bisa berkontribusi. Percaya diri merupakan sesuatu yang selalu dibangun dengan menyadari diri sendiri.

Menerima kesalahan seseorang dan berusaha jujur untuk melakukan perubahan, Anda tidak perlu stres pada kesalahan-kesalahan Anda. Sangat penting untuk memahami diri sendiri, serta meletakkan kaki terbaik Anda ke depan.

Berikut cara mendekatkan diri dengan rasa percaya diri ketika sedang gugup seperti dikuti Magforwomen, Jumat (14/12/2012).

1.Lihatkan wajah yang percaya diri

Pada awalnya, ketika menghadapi orang membuat Anda merasa gugup, lihatlah mata orang itu dan menyapa dengan senyum.

2. Berjabat tangan dengan tegas

Jabat tangan yang lemah tidak berbicara dengan baik kepada seseorang.Jika Anda menghindari jabat tangan dengan sesorang yang tidak Anda inginkan, lakukanlah. Tapi, jika Anda berjabat tanga, harus dengan erat.

3. Naikkan dagu

Pertahankan kepala Anda dengan tinggi. Ini tidak berarti bahwa Anda mulai bertindak arogan, tapi itu menunjukkan realisasi nilai Anda sendiri.

4. Senyum ramah

Jangan menahan senyuman Anda. Sebuah senyuman yang menyenangkan akan menunjukkan kepada orang lain kalau Anda memiliki rasa percaya diri dan senyum selalu bisa membantu Anda mendapatkan teman.

5. Menerima dan membalikkan pujian

Ketika seseorang memuji Anda, jangan mencoba untuk menolaknya, terima pujian anggun itu dan kembalikan dengan perasaan.

6. Terlibat dalam percakapan

Cara yang baik untuk menyampaikan kepercayaan diri Anda adalah dengan mengajukan pertanyaan sederhana untuk melibatkan orang lain dalam percakapan.

Tetap fokus pada aspek positif, dan percakapan rutin dapat mencerminkan rasa percaya diri Anda yang berurusan dengan situasi sekarang.

7. Coba untuk rileks

Ketika Anda menjadi bagian dalam kompetisi dan tekanan yang dihasilkan menyebabkan Anda stres, cobalah untuk rileks dan ingat kegugupan tidak akan memenangkan Anda.

8.Hubungkan dengan lelucon

Jika Anda tahu ada lelucon, hubungkanlah. Ini akan mencerminkan keyakinan batin Anda, kemampuan untuk bersantai dan membuat orang tertawa bersama Anda.

Sumber : liputan6.com

Minum Kopi Kurangi Risiko Kanker Mulut

Sebuah penelitian terbaru dari American Cancer Society menemukan bahwa hubungan antara konsumsi kopi berkafein dengan kebersihan mulut. Menurut para peneliti, orang yang minum kopi empat cangkir sehari dapat mengurangi risiko kanker mulut.

Seperti dilansir Science Daily, peneliti menganalisis kebiasaan beberapa minuman. Misalnya, kopi dengan atau tanpa kafein dan teh. Kebiasaan ini kemudian dikaitkan dengan kesehatan mulut dan tenggorokan peminum.
“Kopi adalah minuman yang sering dikonsumsi oleh masyarakat dunia. Kopi mengandung antioksidan, polifenol, dan senyawa aktif lainnya yang dapat mencegah kanker,” kata Hildebrand Janet, dalam American Journal of Epidemiology.
Penelitian ini melibatkan 968.432 pria dan wanita yang diamati kesehatannya selama 26 tahun. Para peneliti kemudian menemukan, di antara mereka yang rajin minum empat cangkir kopi berkafein sehari, risiko serangan kanker mulut mengalami penurunan sebesar 49 persen.
Manfaat serupa juga ditemukan dalam kebiasaan minum kopi tanpa kafein lebih dari dua cangkir per hari. Tidak ada hubungan antara minum teh dengan penurunan risiko kanker mulut.
Namun, menurut Academy of Nutrition and Dietetics, bagi kebanyakan orang, 200 – 300 mikrogram kafein per hari (dua atau tiga cangkir kopi) tidak akan menimbulkan efek negatif. Seperti makanan secara umum, asupan kafein yang direkomendasikan adalah dalam jumlah moderat. Untuk itu, Anda perlu mengetahui ukuran asupan kafein Anda per hari.
Tentu saja, terlalu banyak kafein bisa membahayakan kesehatan Anda sendiri. (*)

Sumber : http://intisari-online.com/

Teh dan Madu akan Jadi Antibiotik Masa Depan?

(Foto: thinkstock)
Makin banyak bakteri yang menjadi kebal (resisten) karena penggunaan antibiotik yang berlebihan. Ilmuwan pun kini berpaling ke pengobatan tradisional seperti teh dan madu. Akankah kombinasi teh dan madu ini akan menggantikan antibiotik di masa depan?

Semakin banyak obat yang digunakan, semakin besar kemungkinan setiap bakteri membangun resistensi dan menjadi kuman super, menyebabkan kondisi yang disebut para pakar 'perlombaan senjata'.

Ini menimbulkan kekhawatiran dan momok bagi dunia kedokteran yang takut kembalinya revolusi obat antibiotik pada tahun 1940-an.

"Saya benci mengatakan kita kembali ke masa pra-antibiotik, ketika mengobati penyakit serius itu sangat masalah," jelas Professor Les Baillie dari Cardiff University, kepada BBC, seperti dilansir Telegraph, Kamis (13/12/2012).

Dia mengatakan dalam strategi Inggris sedang dilakukan cara untuk memperlambat masalah dengan mengendalikan penggunaan antibiotik, sehingga selalu ada 'suatu cadangan'.

Prof Baillie kini tengah memimpin sebuah tim untuk mencari apakah pengobatan kuno, seperti teh dan madu, bisa menjadi cara berikutnya untuk mengatasi kuman-kuman super.

Teh mengandung senyawa polifenol yang memiliki manfaat kesehatan, termasuk kemampuannya untuk membunuh mikro-organisme.

Para ilmuwan dari tim Prof Baillie telah melihat teh sebagai sumber obat untuk mengobati clostridium difficile, yakni bakteri yang bertanggung jawab setidaknya pada 2.000 kematian dan lebih dari 24.000 infeksi tahun lalu.

"Ada kekhawatiran nyata tentang masa depan kedokteran pada masa pasca-antibiotik," papar Rhidian Morgan-Jones, seorang ahli bedah Cardiff University.

Sumber : detik.com

Taman Cantik di Pojok Rumah

Kucai mini dapat menutup tanah seperti rumput
karena punya banyak anakan dan tumbuh menyebar.
Tanaman ini minim perawatan,
yaitu hanya membutuhkan sedikit air.
Anda masih memiliki lahan terbuka yang kurang mendapatkan sinar matahari? Jangan khawatir sulit untuk ditanami tetumbuhan. Anda masih dapat menciptakan taman, hanya saja perhatikan pemilihan jenis tanaman yang sesuai.
Untuk luas taman yang kecil, semisal hanya 5 m2. Lahannya menyempil di antara tembok bangunan cukup tinggi di rumah Anda. Hasilnya, cahaya matahari cukup sulit masuk ke tempat seperti ini.
Ya, walaupun pada umumnya tanaman kurang subur, tapi taman ini tetap tampil mempesona. Taman dibuat dengan konsep taman tropis semikering. Jenis tanaman sengaja dipilih yang dapat tumbh di tempat teduh dan kucai mini dipuluh sebagai tanaman penutup permukaan tanah.
Kucai mini dapat menutup tanah seperti rumput karena punya banyak anakan dan tumbuh menyebar. Tanaman ini minim perawatan, yaitu hanya membutuhkan sedikit air.
Namun, hal paling penting adalah tanaman berdaun hijau tua ini tak senang tersengat matahari langsung, area yang teduh adalah tempat idealnya. Tanaman pengisinya antara lain, kaktus segi enam, meskipun mampu hidup di tempat teduh, kaktus henis ini tetap saja membutuhkan sinar matahari. Peletakannya pun di dekat area yang terbuka agar mendapat sinar matahari.
Point of interest dari taman ini adalah kaktus yang tinggi langsing tersebut. Di sekelilingnya bisa dihadirkan sansevieria, bromelia, dam iris. Tampilan taman mungil di pojokan ini pun tak kalah menarik dengan taman di sekitarnya.

Sumber : kompas.com